Kamu percaya ga kalau karakteristik orang itu sedikit banyak dipengaruhi oleh susunan rasi bintang ketika ia dilahirkan? Misalnya, orang yang berzodiak Taurus itu kebanyakan keras kepala, Libra itu semua-mua serba dihitung plus-minus-nya, Virgo itu biasanya perfeksionis, Cancer itu melankolis? Saya sendiri termasuk orang yang percaya ga percaya sih. Ga percaya-nya, karena saya pikir sifat dan tingkah laku seseorang itu lebih banyak dibentuk oleh cara orang tuanya mendidik, interaksi dengan teman-temannya, sekolahnya, buku-buku yang dia baca, dan lain sebagainya. Nah, kalau percayanya?

Suatu hari saya pernah ketemu orang baru pas jalan-jalan, setelah 10 menit kenalan, orang itu nanya,

“Kamu zodiaknya Leo ya?”

“Iya, kok tahu?”

“Kamu dramatis banget. Nyeritain sesuatu yang sebenernya biasa aja, tapi bisa banget jadi heboh-lucu. Itu karakteristik orang-orang Leo…”

Nah, mulai saat itu saya mulai merhatiin beberapa orang dengan zodiak Leo, salah satunya Papa saya. Emang iya sih, di rumah saya yang seneng cerita heboh sampai brisik itu ya kalau ga Papa, ya saya. Lalu saya merhatiin Leo-Leo lainnya di kantor, kebetulan di lantai saya ada 5 ekor orang dengan zodiak berlambang singa ini. Tiga dari 5 orang itu (termasuk saya) bisa dibilang Leo sejati; very loud, opinionated, competitive. Nah, dua orang lainnya, ga terlalu ‘loud’, ataupun ‘opinionated’, apalagi ‘competitive’.ย Karena itulah, saya makin percaya kalau zodiak bukanlah satu-satu faktor yang menentukan sifat ataupun karakteristik seseorang.

Zodiac Date

Zodiac Date

Belum lama ini saya membaca buku Zodiac Date karya Acha Salim. Buku ini lumayan unik; menceritakan pengalaman sang penulis berkencan dengan 12 (iya DUA BELAS) perempuan dengan 12 zodiak yang berbeda. Banyak ya? Mendadak saya yang cuma punya 3 mantan merasa ga ada apa-apanya! *Kompetitif-nya Leo keluar* Tentu saja bagian yang paling menarik untuk saya baca ya bagian zodiak saya; Leo. Di buku ini perempuan Leo digambarkan sebagai Ratu Hutan yang dikejar banyak satwa jantan lainnya. Pas baca judul bab-nya saya mengernyitkan mata dan berpikir; iiiiiih, kok kayanya gw ga ada yang ngejar deh! ๐Ÿ˜›

Acha mengisahkan pengalamannya kencan dengan Nicki Minus si perempuan Leo super-agresif dengan cara yang kocak. Dibeberapa bagian, saya sebagai sesama perempuan Leo, mikir dalam hati ‘Gila, gw sih ga bakalan kaya gitu!’ pada hal yang dilakuin atau diomongin Nicki. Balik lagi ke ‘teori’ awal saya tadi; meski zodiak sama bisa jadi sifatnya beda, tergantung bagaimana dia dididik dan bergaul.

Di bagian akhir bab, Acha bikin tabel plus minus setiap zodiak. Musti saya akui, tabel itu lebih menggambarkan plus-minus saya sebagai perempuan Leo. Eh, kecuali poin minus kedua sih. Kayanya saya sih ga segitunya. Kayanya yaaaa… *be right back nelpon mantan nanya lagi alasan dulu sepakat putus karena apa*

After all, ini buku yang cukup menghibur untuk dibaca. Terutama buat kamu yang masih dalam Misi Suci menemukan jodoh, hehe..

Saya punya 1 (satu) buku Zodiac Date dan 1 (satu) buah buku terbitan Transmediaย gratis buat kamu. Cara dapetinnya gampil banget lah, kamu cukup tinggalin komen di bawah, bilang kalau kamu mau bukunya. Kalau yang minat banyak, nanti saya undi untuk dapetin pemenangnya. Gampang ‘kan?!

eflyer blog tour PESERTA

Kata Titi:

Yaaah, bolehlah bukunya dibaca sambil nunggu commuter line dan perjalanan pulang kantor. Ringan, menghibur, ga pakai banyak mikir. Sejam kelar bacanya, hati terhibur, dapet banyak tips deketin cewe (buat cowo) sesuai zodiac.